Crown Gaming_Live Casino Baccarat_Indonesian Football Handicap Analysis_Baccarat betting method_Baccarat Website

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Negara yang legal untuk perjudian online

MenaOnline BaccaratrOnline Baccaratik juga ya, melihat potret Online Baccaratdemonstrasi politik atau aksi unjuk rasa di negara lain. Kalau dari aksi demonstrasi Hong Kong ini, kita bisa melihat bagaimana para pengunjuk rasa mempersiapkan aksi mereka dengan sangat rapi dan terorganisir. Misalkan karena tahu akan dihadang polisi dengan gas air mata, dilansir dari Wall Street Journal, mereka membawa peralatan lengkap untuk bertahan seperti masker, cairan sodium chloride untuk meredakan iritasi mata, plastic wrap supaya tangannya tidak panas, dan lain sebagainya.

Nah demonstrasi dalam skala yang sangat besar baru saja terjadi di Hong Kong, surga belanja dan destinasi populer bagi tenaga kerja Indonesia. Meski secara resmi di bawah kekuasaan pemerintah China yang otoriter setelah ‘dikembalikan oleh Inggris sejak tahun 1997, wilayah Hong Kong memegang status otonomi khusus sehingga warganya jauh lebih bebas dibandingkan warga China Daratan. Sering dibilang ‘satu negara, dua sistem‘.

— Ramy Inocencio 英若明 (@RamyInocencio) June 13, 2019

Benar-benar siap untuk berjuang mengutarakan pendapatnya, tapi tetap aman dan tidak anarkis.

Kebebasan itulah yang dikhawatirkan makin terkikis jika sebuah rancangan undang-undang soal ekstradiksi ke China diloloskan. Demi menolak RUU ekstradiksi tersebut, warga Hong Kong minggu lalu tumpah ruah ke jalan-jalan utama mengutarakan pendapatnya. Banyak hal menarik yang terjadi selama aksi demonstrasi terbesar dalam sejarah Hong Kong ini, yuk simak bareng!

Sejak tahun 2014, payung jadi simbol demokrasi di Hong Kong via www.nytimes.com

Di negara demokrasi, pada dasarnya semua orang memang berhak mengutarakan pendapat. Salah satunya ya lewat aksi protes atau demonstrasi. Kita sendiri di Indonesia, pastinya sudah akrab ‘kan dengan wacana, kejadian, atau dampak demo besar-besaran yang sering terjadi di negeri ini. Bukan cuma Indonesia doang yang doyan demo, di negara-negara lain pun, demonstrasi kerap terjadi kok~

Tahu akan diserang dengan gas air mata, maka mereka mempersiapka masker, helm, obat, dan berbagai ‘pertahanan’ lain via www.wsj.com

A post shared by CNN (@cnn) on

RUU itu tidak populer di kalangan warga Hong Kong via www.bbc.com

More than a million people took part in a massive protest in Hong Kong on Sunday, organizers said, standing against a controversial bill that would enable China to extradite fugitives from the city. Hong Kong Police, however, estimated the number of protesters as closer to 240,000. Critics say the bill will leave anyone on Hong Kong soil vulnerable to being grabbed by the Chinese authorities for political reasons. The protest was mostly peaceful during the day, with a vast march stretching across the city and ending at the government’s headquarters. However, the demonstration turned violent overnight, with police trying to clear protesters with batons and pepper spray. The government of Hong Kong released a statement late on Sunday acknowledging the ongoing protests across the island, but reiterating that the extradition bill is still scheduled to resume debate on June 12. ? @taramulholland / CNN

View this post on Instagram

Lebih bebas berpendapat di banding di China, demonstrasi sebesar ini bisa terjadi di Hong Kong via www.nytimes.com

Padahal Hong Kong sebenarnya punya perjanjian ekstradisi dengan 20 negara lain, tetapi tidak dengan China, Taiwan, atau Makau. Kelompok yang kontra, khawatir undang-undang ekstradisi ini bisa dimanfaatkan pemerintah China untuk menangkap aktivis demokrasi dan lebih jauh mengikis otonomi Hong Kong.