Berkas Perkara Narkoba Nia Ramadhan「Indonesia's most popular online gambling game」i dan Ardi Bakrie Dilimpahkan ke Kejari

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Negara yang legal untuk perjudian online

SIndonesia's most popuIndonesia's most popular online gambling gamelar online gambling gameaaIndonesia's most popular online gambling gamet ini, Indonesia's most popular online gambling gamekeduanya masih menjaIndonesia's most popular online gambling gamelani proses rehabilitasi untuk bisa disembuhkan dari ketergantungan.

Baca juga: Kepala Ardi Bakrie Terbentur Lantai, Nia Ramadhani Syok dan Sedih

Bersama ZN, ditemukan satu klip narkotika jenis sabu yang diakui milik Nia Ramadhani.

"Kami punya waktu 7 hari untuk menentukan sikap apakah itu nanti di P21 atau ada petunjuk baru untuk kelengkapan berkas sehingga berkas tersebut layak ke tahap berikutnya," kata Bani.

Pemilik nama lahir Prianti Nur Ramadhani itu diamankan di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Setelah dilakukan pendalaman, Nia Ramadhani menyebut Ardie Bakrie turut mengonsumsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkas perkara kasus dugaan penyalahgunaan narkoba pasangan selebritas, Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani, sudah dilimpahkan dari Polres Metro Jakarta Pusat ke Kejari Jakarta Pusat.

Baca juga: Jaksa Masih Teliti Berkas Perkara Narkoba Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie

Selanjutnya, berkas perkara akan diteliti lagi kelengkapannya oleh penyidik sebelum disidangkan.

Baca juga: Dukungan Marshanda untuk Nia Ramadhani, Minta Publik Tak Menghujat

Diberitakan sebelumnya, Nia Ramadhani ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat pada 7 Juli 2021.

Sebelum Nia Ramadhani ditangkap, polisi mengamankan seorang berinisial ZN yang merupakan sopir atau pembantu keluarga Nia Ramadhani dan Anindra Ardiansyah Bakrie.

Sedangkan Ardi Bakrie menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Berkas tersebut bahkan sudah diterima pihak Kejari sejak 27 Agustus 2021.

Sementara dari Nia Ramadhani, polisi menyita bong atau alat isap sabu.

"Ya waktu itu memang berkas sudah kami terima dari Polres Metro Jakarta Pusat pada tanggal 27 Agustus ya," kata Bani Immanuel Ginting, Kasie Intel Kejari Jakarta Pusat, seperti dikutip dari video Cumicumi, Rabu (8/9/2021).