Football early_Lottery App_Bookmaker website

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Negara yang legal untuk perjudian online

Jogja aBaccarat DragondaBaccarat Dragonlah Baccarat Dragonsatu Baccarat Dragonkata yang Baccarat Dragonmemberikan getaran berdenyut di dada ketika mendengarkannya. Ia tumbuh dan mengakar ke dalam nurani sanubari sedalam yang kamu punya. Ia memang hanya sebuah kota. Tapi asal kamu tahu, Jogja adalah sebuah kehidupan penuh drama, romantika dan cinta. Dia tak bisa kamu sebutkan sebagai kata benda semata. Ia adalah subyek sekaligus obyek. Ia adalah pencipta dan juga pemungut kenangan yang tersisa pula.

Pulang ke kotamu

Ada setangkup haru dalam rindu

Masih seperti dulu

Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna

Terhanyut aku akan nostalgi

Saat kita sering luangkan waktu

Nikmati bersama

Suasana Jogja

Udah ah, pokoknya rinduuuu!!!

Ada cinta di setiap bungkus nasi kucing angkringan. Ada kerinduan dalam Kopi Joss Lek Man yang membuat kita selalu nyaman berlesehan. Ada rasa kemanisan dalam gudeg Wijilan. Ya iyalah namanya juga gudeg, haha. Kamu tek lelah menyambangi Sate klatak di Bantul sana, atau Bakmi Jowo yang lokasinya kok ya selalu blusukan. Pokoknya itu semua rutinitas yang sederhana namun tak terlupakan. Angkringan menyadarkan kamu semua bahwa tak ada jurang kesenjangan antar manusia. Sederhana.

Koko : Aku mau pulang ah, ke Jogja!

Yogyakarta, Kla Project

Kamu tentu nggak akan lupa akhir pekanmu yang sangat berwarna. Minggu ini bisa ke Parangendog melihat matahari terbenam, minggu depannya nongkrong di Bukit Bintang. Kemarin Subuh ke Kebun Buah Mangunan, keesokan harinya sekedar mejeng di depan Kantor Pos Besar ngemil kacang. Semua serba beritme pelan dan tak ada ketergesa-gesaan seperti di Ibukota. Dimanapun kamu berada, Hipwee yakin kamu nggak akan menolak jika ada ajakan ke Jogja untuk sekedar jalan-jalan. Nostalgia kisah yang terlalu indah untuk dilupakan. Apalagi kalau punya mantan di kota ini. Hahaha.

Sudah cukup ya bikin bapernya. Terakhir, move on dari mantan jauh lebih mudah daripada move on dari Jogja. Yuk, ke Jogja lagi, cumbui sudut terindahnya kembali.

Syarat sebagai tempat pulang adalah ketika kamu menemukan kasih sayang. Di Jogja memang kian hari kian menyebalkan, tapi setitik keramahan tak akan sulit kau temukan. Harga kos-kosan pun ringan di kantong kamu yang pas-pasan. Tak sedikit orang tak dikenal pun menawarkan bantuan. Kawan kuliah maupun dosen pun tak ragu membimbingmu kalau ada kesulitan. Sungguh, sebuah kehidupan masa muda yang ideal bisa kamu ciptakan!

Siapapun yang pernah mencicipi Jogja, klaim tempat pulang itu pasti pernah dilakukan. Okelah mungkin kamu aslinya Jakarta atau Bandung, tapi setelah tinggal di sini untuk menuntut ilmu, niscaya kamu enggan pulang. Ya, kamu merasa Jogja adalah rumahmu. Nggak ada perdebatan lagi tentang itu.

Satu hal yang bikin Jogja selalu terkenang adalah karena kesederhanaannya. Kebersahajaannya. Prinsip hidup di sini, “nrimo ing pandum,” menerima rezeki ang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Nggak rakus maupun kemaruk. Materi dan hal-hal duniawi bukan prioritas utama. Warga Jogja mencari ketentraman, keberkahan dan kebahagiaan. Dan definisi filosofis itu terejawantah dalam sebentuk gerobak angkringan.

Yuk ke sini Kak…

Siapapun yang pernah ke Jogja dan berdiam untuk beberapa lama, rindu adalah sebuah nyeri yang selalu datang ketika kata Jogja terdengar telinga. Tidak. Sungguh, ini tidak berlebihan. Ada banyak rasa yang tercipta kala di Jogja. Entah kamu memang orang Jogja yang tengah merantau atau dulu perantau karena kuliah di Jogja, rindu akan kota ini pasti membuncah hebat.

Kalau Minggu pagi Sunmor UGM jadi andalan. Kadang bisa sepedaan juga susuri selokan Mataram. Kalau lelah foto dulu di Candi Sambisari atau Candi Abang yang sedang hits. Ah, dulu kamu pasti tidak peduli mana yang hits mana yang kekinian.

Kamu tentu ingat senyum orang Jogja yang meneduhkan. Keramahtamahan enggan hilang meski metropolitan kian membentang. Riuhnya Sekaten tiap tahunnya pasti tak terasa membosankan. Hidupmu dulu kian lengkap dengan hadirnya beragam festival gratisan, mulai FKY, Pasar Kangen sampai Festival Melupakan Mantan. Lama-lama Jogja kaya mantan ya, susah bangeeeeet dilupakan.

Neneng : Waduduh, bukannya rumahmu Bekasi, Bang?

Daripada bapermu makin nggak ketulungan, Hipwee Travel bakal mengajakmu mengelilingi nuansa cinta yang ada dalam sudut Jogja. Hipwee yakin kenanganmu terhadap Jogja bagai hujan deras yang membanjiri perasaan terlembutmu. Ia kadang menyenangkan, namun tak jarang ia membuatmu galau bukan kepalang ketika mengingatnya.