Sepakbola PO「Live Casino」N XX Papua 2021, Alihkan Target ke Perunggu, Jatim Wajib Berdamai dengan Diri Sendiri

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Negara yang legal untuk perjudian online

Dia Live CasinomemastiLive CasinoLive CasinoKan pemain akan kemLive Casinobali merasakan rasa haus yang sama untuk menutup PON XX Papua i2021 ini dengan kemenangan.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Setelah gagal melaju final sepakbola putra PON XX Papua 2021, Jawa Timur langsung mengalihkan fokus ke perebutan medali perunggu melawan Kalimantan Timur di Stadion Barnabas Youwe Sentani Kabupaten Jayapura, Kamis (14/10/2021) sore.

“Kita akan main seperti biasa saja, saya tinggal menggugah. Sebenarnya bukan soal teknisnya tapi non teknisnya sebenarnya yang harus diperhatikan untuk bisa bangkit lagi,” ujar pelatih blasteran Belanda Indonesia.

“Tidak apa-apa itu urusan saya, pasti semangat lagi nanti,“ pungkasnya.

Terlebih setelah gagalnya tendangan penalti pada menit ke-85 yang seharusnya bisa membuka peluang untuk menyamakan kedudukan.

Medali perunggu bakal menjadi sobat pelipur lara bagi Jatim yang gagal membawa medali emas pada PON XX Papua 2021.

Meskipun demikian Ruddy Keltjes memastikan tim akan menuntaskan perjalanan yang sudah mereka buat.

Situasi ini diakui pelatih Ruddy Keltjes sebagai tantangan yang paling berat. Bahkan dia mengatakan pemainnya sudah aman secara teknis, yang jadi persoalan bagaimana mengangkat pemain bangkit dari keterpurukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Marciano Norman Sebut Rekor Baru Angkat Besi PON XX Papua 2021

Akan tetapi hasil di babak 6 besar tersebut agaknya tidak lagi bisa menjadi acuan. Jatim sekarang ini memiliki dua musuh sekaligus yang harus dikalahkan yakni Kalimantan Timur dan juga dirinya sendiri.

Dari segi head to head kedua tim sudah pernah bertemu di babak 6 besar. Kala itu Jatim yang lolos sebagai pemuncak grup menang dengan skor mencolok 5-1 atas Kaltim.

Kekalahan 1-2 dari Aceh di partai semifinal Selasa (12/10/2021) lalu dipastikan membebani tim secara mental. Diproyeksi sebagai pendulang emas Jatim justru tersingkir dengan cara yang dramatis.